Minggu, 23 Januari 2011

Five Fingers


Adalah sebuah sepatu yang diproduksi oleh Vibram, Italia. Benruknya mirip sarung tangan untuk kaki, dengan proteksi minimal dan jari untuk setiap kaki. Lima Jari terlihat seperti bagian kaki gorila, dan mereka yang memakai merasa hampir seperti bertelanjang kaki.

Sabtu, 22 Januari 2011

Urban Farming


Idenya adalah untuk pertanian/perkebunan di gedung-gedung pencakar langit. Tanaman yang ditanam, akan tumbuh secara hidroponik atau aeroponik yang memanfaatkan daur ulang "grey water". Manfaat besar dari Urban Farming adalah: mengurangi emisi karbon dan memungkinkan beberapa lahan pertanian untuk kembali ke keadaan "alami" hutan.

Sepeda Mengambang


Mohammad Saidullah akhirnya sampai pada ide 'sepeda mengambang',setelah selama satu musim banjir yang mengerikan di India. Dia berpikir kalau saja bisa membuat sepeda mengapung di atas air, dia bisa menghemat biaya untuk menyewa sebuah perahu untuk menyeberangi sungai dan mencegat bus setelah ia tiba di sisi lain. Menghabiskan waktu 3 hari dan uang $ 130 untuk membuat Sepeda NOOR (nama istrinya), dia mengklaim, sekarang dapat mengumpulkan model untuk setengah harga.

Kanker Payudara


Seorang teman, sedang menghadapi ini. Kelelahan karena kemoterapi, hingga memutuskan berhenti dari kemoterapi. Kemoterapi, membuatnya tersiksa, badan-nya seperti dicabik-cabik.

Dia tampak begitu kurus. Jika bicara nafasnya tersengal-sengal, seolah-olah berlari ratusan meter. Tetapi, tampak begitu tabah. Menerima apa yang menjadi ujian kehidupan. Jika, Tuhan ingin memanggilnya segera ~ dia siap. Jika Tuhan menundanya, dan memberinya kehidupan untuk beberapa tahun mendatang, dia akan menjalaninya.

Mulanya, hanya sebuah benjolan, kemudian dioperasi. Tetapi, operasi yang tidak bersih, masih menyisakan akar, membuat masalah. Sekarang, sisa benjolan itu mengamuk, dan tumbuh semakin hebat.

Aku tidak bisa membayangkan, jika itu terjadi padaku. Apakah aku akan se-tabah dia?

Kehidupan dan kematian, di depan mata. Hanya dipisahkan oleh selaput tipis, yang tidak terlihat.

Rabu, 19 Januari 2011

...sangat menyentuh.....

..Oooohh, Aku Sangat Suka Ini...


Seolah-olah itu aku....

Jadi Ayah, Umur 13 Tahun...?


hmmm, dunia makin lama...makin aneh...
Anak ini, baru berumur 13 tahun, tetapi sudah menjadi ayah dari seorang bayi yang dilahirkan istrinya dengan usia yang sama. Waduuuh! Apa bisa ya?

Padahal, menikah dengan usia yang masih sangat belia itu...di sini, melanggar hukum. MAsih ingat kasus...pernikahannya neng~Ulfa dengan sang Kyai...walaupun sama-sama cinta, tetapi menyeret mereka ke ranah hukum, karena pernikahan di bawah umur..!

1,5 Ton Emas Batangan di Bawa Lari Istri Presiden Tunisia (bagian 2)


Istri Presiden Tunisia, yang terguling, melarikan diri dari negara yang dilanda kekacauan itu dengan membawa 1,5 ton emas batangan senilai lebih dari 55 juta dollar AS. .

Dijuluki "Imelda Marcos dari dunia Arab" karena gaya hidup mewahnya dan kesukaannya pada pakaian karya desainer top, Leila Trabelsi dikatakan sudah meminta emas-emas tersebut minggu lalu saat rezim Presiden Zine Al Abidine Ben Ali ambruk. Kepala bank sentral Tunisia semula menolak permintaan Leila, tetapi Ben Ali (74 tahun) secara pribadi campur tangan. Si kepala bank sentral pun tunduk dan Leila dengan leluasa terbang keluar dari Tunisa bersama emas batangan itu, untuk kemudian bergabung dengan Ben Ali di pengasingan di Arab Saudi.

Klan dari mantan ibu negara itu secara luas menjadi sasaran hinaan karena dilihat sebagai simbol utama korupsi dan ketamakan. Leila (53 tahun), seorang mantan penata rambut, dikenal karena kecintaannya pada mobil. Keluarga itu memiliki lebih dari 50 rumah mewah dan sering berbelanja ke Dubai. Di sana ia dikatakan menghabiskan ratusan ribu dollar.

Saat banyak warga Tunisia menghadapi masalah pengangguran, kondisi hidup yang buruk dan penindasan dari rezim Ben Ali yang brutal, keluarganya, yang dikenal sebagai "The Mafia" di Tunis, ibu kota negara Afrika Utara, dikatakan telah mengumpulkan kekayaan hingga mencapai 55 miliar dollar AS. Banyak dari jumlah itu disimpan di Perancis. Di sana pula beberapa dari anggota keluarga itu masih bersembunyi.

Putri mereka yang berusia 24 tahun dan sedang hamil, Nesrine, dan suaminya yang playboy, Sakhr, berlindung di serangkaian suite di Disneyland Paris, bersama dengan rombongan besar pelayan dan pengawal. Nesrine dijuluki "Marie Antoinette dari Tunisia". Ia punya kebiasaan menerbangkan makanan mewah, termasuk es krim dari St Tropez, ke mansion mewah tepi pantai dengan jet pribadi. Suaminya memelihara harimau sebagai hewan peliharaan, yang makanan utamanya potongan daging sapi. Nesrine dan adiknya Cyrine diperkirakan akan segera diusir dari Paris. Seorang menteri Perancis kemarin mengatakan, Perancis, bekas penguasa kolonial Tunisia, mempertimbangkan untuk membekukan aset-aset yang terkait dengan rezim Ben Ali.

Warga Tunisia mengatakan bahwa, keluarga Nyonya Ben Ali adalah pencuri, penipu, dan pembunuh. Satu-satunya tujuan keluarga ini, adalah mengeruk uang dengan berbagai cara yang mereka bisa.

Krisis Tunisia itu dimulai setelah kematian seorang pedagang sayuran di tepi jalan yang membakar diri, karena marah atas berbagai pembatasan/larangan negara terhadap upaya untuk mencari nafkah. Ia lalu menjadi seorang martir bagi orang banyak dan memicu protes atas kondisi kehidupan yang buruk, setelah warga mengetahui korupsi rezim yang berkuasa melalui publikasi situs WikiLeaks.

REVOLUSI di Tunisia, Pemicunya adalah Kematian Pedagang Kaki Lima (bagian I)


Khalayak bertanya-tanya, mengapa Pemerintah diktator Tunisia ambruk begitu cepat?

Gerakan antipemerintah bermula dari Provinsi Sidi Bouzid (265 kilometer arah selatan ibu kota Tunis) dan baru dimulai pertengahan awal Desember lalu. Gerakan tersebut hanya untuk memprotes buruknya kondisi ekonomi di Tunisia dan tingginya angka penganggur.

Pemicunya adalah Mohamed Bouazizi yang bunuh diri dengan membakar diri, pada 17 Desember lalu. Pasalnya, polisi menyita dagangan buah dan sayur-mayur gantungan hidupnya. Bouazizi meninggal pada 4 Januari, di sebuah rumah sakit dekat Tunis akibat luka bakar.

Berita soal Bouazizi merebak dan memicu aksi unjuk rasa kaum papa dan penganggur di Provinsi Sidi Bouzid. Gerakan mereka pun menjalar ke seantero negeri.

Presiden Zine al-Abidine Ben Ali sendiri dilindungi dinas intelijen dan polisi terlatih dengan fasilitas kelas satu. Ben Ali sendiri berasal dari institusi polisi. Dinas intelijen dan aparat kepolisian dikenal sebagai anak emas Ben Ali.

Perlakuan istimewa Ben Ali terhadap dinas intelijen dan kepolisian menimbulkan kecemburuan dari institusi militer, yang semakin kecewa melihat praktik korupsi di lingkaran Ben Ali, terutama keluarga istrinya, Laila Ben Ali.

Ben Ali kabur karena militer Tunisia tak berpihak kepada rezim Ben Ali. Ketika gerakan antirezim Ben Ali makin berkobar, pimpinan militer Tunisia meminta Ben Ali keluar dari Tunisia atau negara bersimbah darah dan kemungkinan perang saudara. Ben Ali akhirnya memilih lari dengan jaminan keselamatan dari militer hingga terbang.

Hal ini membuat opini umum Tunisia makin hormat kepada institusi militer yang dianggap memihak rakyat. Kesatuan militer di kota-kota dan desa-desa disambut. Personel militer Tunisia hanya berjumlah 35.000 orang, paling sedikit dibandingkan dengan militer di negara Arab lain. Berbeda dengan tradisi di Arab, militer Tunisia tidak memiliki tradisi campur tangan terhadap politik.

Ben Ali selalu menolak modernisasi senjata maupun kebutuhan logistik militer dengan kedok Tunisia tidak memiliki musuh dan telah menjalin hubungan baik dengan semua negara tetangga.

Sebaliknya Ben Ali memenuhi semua kebutuhan intelijen dan kepolisian, yang menjadi andalannya dalam memberangus lawan-lawan politiknya. Rezim Ben Ali akhirnya ambruk ditelan aliansi rakyat-militer Tunisia. Namun, jangan lupa, pemicunya adalah harakiri seorang pedagang asongan alias kaki lima.

Aku Ingin Kabur dari Perasaanku


tuhan,
aku ingin kabur dari perasaanku,
izinkan aku pergi,
tanpa basa basi,
meninggalkan semua dalam misteri,

god,
I wanted to run away from this feelings,
let me go,
with no strings attached,
leaving all the mysteries,

Biarkan Aku Larut, Tuhan


Tuhan,
biarkan aku larut,
dalam keheningan malam,
dalam sunyi dan senyap,
dalam gelap di balik cahaya bulan,
dan gemerlapnya bintang,

biarkan aku larut dalam suara rintik hujan,
dalam gemericik air sungai, dan gemuruh ombak lautan,
biarkan aku larut dalam deru angin,
yang bertiup, dan menerbangkan dedaunan

biarkan aku menghilang dalam waktu,
biarkan aku lupa bahwa hari telah berganti,

God,
let me dissolve,
in the stillness of the night,
in quiet and silent,
in the darkness behind the light of the moon,
... and glitter of stars,

let me dissolve in the rain sound,
in the rush of river water, and the roar of ocean waves,
let me dissolve in the wind,
is blowing, and leaves fly

let me disappear in time,
let me forget that day has changed,

Akibat Facebook, Balita Mati Tenggelam


Semoga kisah memilukan dari Denver, Colorado, AS, ini menjadi pelajaran bagi pencandu Facebook di seluruh dunia.

Seorang anak berusia 13 bulan tewas tenggelam setelah dibiarkan mandi berendam sendirian oleh ibunya yang keasyikan membuka situs jejaring sosial Facebook di kamar sebelah, September tahun lalu. Ibunya sibuk bermain 'cafe world' dan mengobrol dengan teman-nya di fb. Sementara bayi itu, berendam sendirian.

Saat ia tidak mendengar lagi suara anak itu setelah 10 menit, ia menemukan bayi laki-lakinya merosot dengan wajah berada di bawah permukaan air, di dalam bak mandi dan mengeluarkan suara menggelegak. Shannon kemudian menghubungi 911 dan bayinya dibawa ke rumah sakit tempat ia dinyatakan meninggal karena tenggelam.

Sang ibu, Shannon Johnson (34), kini ditahan dan terancam hukuman penjara maksimal 48tahun atas tuduhan penganiayaan anak. Shannon mengaku kepada polisi, ia sering meninggalkan anaknya mandi di bak rendam (bathtub) sendirian karena ia merasa anaknya itu sudah ”mandiri”, suka ditinggal sendirian, dan ia tidak mau anaknya menjadi ”anak mama”.

Saat ditanya, mengapa ia nekat meninggalkan anaknya—yang punya riwayat epilepsi—sendirian di bak rendam, Johnson hanya menjawab, ”Itu memang tindakan yang sangat bodoh.”

Jatuh lagi korban meninggal akibat FB.

Kangen

Lama tidak 'nge-post' di sini, sejak berlangsungnya piala dunia di Afrika Selatan awal tahun 2010. Piala Dunia yang penuh dengan cerita, warna warni 'vuvuzela', si bola 'jabulani, dan sang peramal 'paul gurita'. Piala dunia akhirnya dimenangi oleh Spanyol dengan menundukkan Jerman.

Hari-hari berlalu, tanpa terasa. Bulan demi bulan, hingga di penghujung 2010. Dan,...tiba-tiba saja 2011 datang. Jadi kangen...untuk kembali kemari. Mengisi bagian-bagian yang lama ditinggal.

Selamat membaca.