Rabu, 18 Mei 2011

Apakah Film Kartun Cinderella Menjadi Inspirasi Mereka..?

Melongok Pembangunan China




Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi China, menggambarkan negara raksasa ini menjadi kekuatan ekonomi kedua terbesar dunia saat ini, memang menghilangkan jati diri China dari negara sosialis, menjadi negara kapitalis raksasa, yang mengubah nasib dari sama rasa-sama rata, menjadi negara konsumtif yang menelan apa saja secara masif.

Ketika memulai reformasi, kondisi sosial dan ekonomi, dan politik China cukup genting, sehingga satu-satunya jalan keluar adalah gencar membangun. Maklum, banyak rakyat yang menganggur, sementara bahan makanan yang tersedia sangat terbatas. Lantas diciptakan program pembangunan dengan istilah "growth at all cost", pertumbuhan dengan biaya seberapa pun. Ketika keadaan ekonomi sudah lebih maju, maka fokus pembangunan pun diarahkan ke pembangunan yang lebih berkualitas, lebih seimbang, menghasilkan pembangunan yang melanggengkan keharmonisan warga.

Selama pembangunan dengan biaya seberapa pun dijalankan, rakyat China memang banyak berkorban. Sejak pembangunan dimulai tahun 1978, tidak sedikit warga yang terpaksa atau dipaksa kehilangan lahan dan rumahnya demi pembangunan. Sekarang, saat China telah maju, si pemilik lahan atau rumah yang tergusur harus diberi kompensasi yang menguntungkan.

Asas pertumbuhan dengan biaya seberapa pun diterapkan, karena pada awalnya China tidak memiliki banyak sumber daya dan tidak memiliki jiwa kewirausahaan. Semangat bisnis telah lama terbenam oleh sistem perancanaan terpusat, yang mengharamkan keberadaan para kapitalis di masa lalu. Karena itu, pemerintah China pada awalnya mendatangkan pebisnis asing dengan segala fasilitas dan kemudahan. Selain untuk membangkitkan perekonomian, tujuan lain adalah untuk menumbuhkan kembali jiwa-jiwa bisnis mereka. Tetapi, konsekuensi dari pola seperti ini adalah tingginya tingkat kesenjangan pendapatan. buruh dibungkam, upah mereka tidak memadai. Semua ini demi terus merangsang investor asing masuk.

Kini, pemerintah China sudah berubah, mereka mengingatkan investor asing, ke depan akan ada peningkatan biaya buruh. Maklum, pemerintah China sudah mulai menekankan aspek pemberian jaminan sosial tenaga kerja.

Pesatnya pembangunan China, memang seperti gebrakan yang tiada henti. Seperti kalimat yang diucapkan mendiang pemimpin China Deng Xiaoping, "Tetaplah berkepala dingin dan peliharalah sikap bersahaja. Jangan pernah ada di depan atau meraih posisi terdepan, tetapi berniatlah selalu untuk melakukan sesuatu yang besar". China membangun dengan perencanaan matang. Dikaji ditengah jalan, dimodifikasi jika perlu. Tampilan fisik di China pun bisa berubah dalam hitungan bulan, "bisa-bisa saat bangun tidur, di depan rumah sudah ada jalan layang berdiri". China bekerja 24 jam, musim dingin atau musim panas, sepanjang tahun. Perencanaan bukan sekedar kertas berisi tulisan indah dengan grafik menawan, tetapi kosong isinya, melainkan berdasarkan pengamatan serius di lapangan; soal apa saja yang terjadi di masyarakat, kebutuhan dan perkembangannya. Sebagai partai tunggal, partai komunis China tidak boleh terlena dengan kekuasaan yang bisa memabukan. Pemerintah China juga gencar mengirim warganya untuk belajar ke AS dan Eropa, untuk memperluas visi dan pengetahuan mereka. Seperti ucapan Deng Xiaoping,"begitu para mahasiswa kita yang bersekolah di seberang kembali, kita akan melihat transformasi dahsyat China".

China, pembangunan di segala wilayah, untuk memeratakan kemajuan di semua wilayah, mengurangi tekanan penduduk yang padat dan pemerataan pendapatan, untuk menghindari segregasi wilayah.

Apakah seharusnya kita meniru China, atau belajar dari China..?

Seperti satu ungkapan China yang menarik, "pi zhi bu cun, mao jiang yan fu?", ketika kulit sudah tidak ada, bagaimana rambut menempel dirinya sendiri?...

Seperti satu ungkapan China yang cukup menarik,

Selasa, 03 Mei 2011

air mata dan hujan ..rain and tears ..

air mata dan hujan, semuanya sama... datang dari hati yang pilu dan awan yang pekat...

..terdampar lagi..

angin kencang,
menghempaskan aku lagi kemari,
terpecah di atas kenangan yang rapuh,
terluka di atas bayangan semu,
membias,

high winds,
I blew again here,
split over the fragile memories,
injured on pseudo s...hadow,
refracted,

Quote : Max Planck

Ilmu Pengetahuan tidak bisa memecahkan misteri utama alam. Itu karena, dalam analisis terakhir, kita sendiri adalah bagian dari misteri yang coba kita pecahkan....

Max Planck

Gara-Gara Namanya Sama 'Kate Middleton'...Tidak punya Facebook


ini cerita lain, di luar istana 'Buckingham'. Namanya Kate Middleton, tetapi Kate yang ini seorang penggemar sepeda di Boston, Massachusetts, AS, tidak ada hubungannya, dengan calon putri masa depan Kerajaan Inggris yang menjadi perhatian dunia saat ini. Namanya saja yang sama.

Tetapi, kesamaan namanya dengan calon istri Pangeran William itu telah membuatnya puyeng. Akun Facebook-nya telah di-suspend setelah situs jejaring sosial itu curigai ia menggunakan nama palsu.

Setidaknya ada tiga perempuan lain, seorang Australia dan dua orang Inggris, yang bernama sama yang telah diblokir akunnya.

Cinta Palsu Charles Untuk Diana, Cinta Aslinya Untuk Camilla


Bandingkan Ciuman Kate-William dan Diana-Charles

Di Depan ribuan warga Inggris yang menyaksikan, pasangan pengantin baru Pangeran William dan Kate Middleton berciuman di balkon Istana Buckingham, Jumat, April 29-2011. Hal yang sama yang dilakukan Diana Charles, 30 tahun yang lalu, July 29-1981. Sejumlah ahli membandingkan ciuman tersebut.

Ahli bahasa tubuh, Peter Collett, mengatakan bahasa tubuh William dan Chaterine, secara diametris sangat berbeda dari yang dilakukan Charles-Diana, pada 30 tahun silam.

William dan Kate, sangat menikmati momen kebahagiaan mereka. Sementara, ekspresi Charles tampak begitu dingin saat Diana menciumnya. Charles tidak menampakan bahasa tubuhnya.

Saat itu sesungguhnya, ada banyak tanda-tanda jika hubungan Charles-Diana tidak akan berlangsung lama dan semuanya terlihat dari Charles. Ia terlihat menderita, hanya memberikan sedikit perhatian pada Diana. Inilah cinta palsu yang diperlihatkan Charles pada Diana, sesungguhnya tidak ada Cinta untuk Diana, tetapi untuk Camilla.

Sinar Kudus Finally..Freed after Paid 4,5 million US$ Ransom


ship of 'Sinar Kudus' (holy light), Indonesian flag was hijacked in Somalia waters. Military approach is not done to free the hostages, and last week, Indonesia paid a ransom of 4.5 million U.S. dollars ... or the equivalent of 38 billion more, the money was dropped from a helicopter.

Value ransom continues to rise, from its original ...2.5 million U.S. dollars ... into 3 and then to 4.5 million U.S. dollars, the slower the redeemed, the greater the ransom. 46 days, since March 16, 2011 under the threat of pirates ... who hold the guns and did not hesitate to kill. Imagine! How tired physical and psychological condition of the crew. How worried the family left behind in the homeland.

This ship, carrying nickel ore worth one trillion rupiah, or about 100 million dollars, with the aim Rotterdam, Netherlands.

Ship just got free of pirates, on Sunday, May 1-2011 ago, after paying a ransom ..... .... eeeh, not suspected ~ intercepted by another Somali pirates .. Fortunately, during the liberation, Sinar Kudus, accompanied by Indonesian Navy Ships..., which dropped the ransom money was also the Indonesian army.

Immediately, four pirates who recently got beat out by the Indonesian navy. Overall, the actors, was shot and fell into the sea. Whether, dead or alive .... What is clear, the ship is safe and continue the journey to the nearest port, Oman, and replace the crew, because the old crew needs to take a break from the psychological pressure, and the ship will be run by a new crew to the Rotterdam-The Netherlands.