Kamis, 31 Maret 2011
Where do the Children Play..? Cat Steven ~ Yusuf Islam
my thoughts drifting on a memory, when I heard this song … not felt, a sudden drop tears .. cry ..? Aaah, that voice … I wish I could forget it!
Pikiranku melayang-layang ketika mendengar lagu ini...aaah! suara itu, andai aku dapat melupakannya...
Label:
hiburan...,
Music..music..,
peristiwa hiburan
Senin, 14 Maret 2011
Senin, 07 Maret 2011
Sabtu, 05 Maret 2011
Misteri Tubuh Bermagnet


Sepintas, tak ada yang aneh dengan Bogdan. Namun, bocah asal Serbia ini bisa berubah menjadi magnet hidup saat berdekatan dengan benda-benda dari logam dan porselen.
Dalam sebuah tayangan, bocah tujuh tahun ini membuktikan kemahirannya menarik benda-benda seperti remote televisi, mikrofon, sendok, garpu bahkan piring porselen.
Tak ada jurus khusus yang ia praktikkan. Ia hanya berjalan mengelilingi ruangan. Semua benda itu otomatis tertarik dan menempel erat di tubuhnya. Saat itu terjadi, ia perlu bantuan orang lain untuk melepasnya.
Kekuatan magnetik tubuh Bogdan bahkan dapat memengaruhi peralatan listrik di rumah. Itulah mengapa Bogdan tak diperbolehkan mendekati peralatan listrik besar karena bisa membahayakan dirinya.
Ini bukan satu-satunya kasus. Seorang wanita Inggris, Brenda Allison, 50, juga memiliki kekuatan sama. Sementara Jelena Momcilov, gadis 10 tahun asal Serbia, memiliki kekuatan serupa di tangannya. Benda-benda berelemen logam akan menempel saat didekatkan ke tangannya.
Ilmuwan Universitas Nis, Pavle Premovic, mengatakan, manusia memang memiliki medan elektromagnetis halus di tubuhnya. Tapi, seharusnya tidak sebesar itu kekuatannya. Mungkin ini sejenis biomagnetik di dalam tubuh yang belum terdeteksi. Masih perlu penyelidikan lebih dalam untuk mengungkapnya.
Label:
berita,
berita peristiwa,
hiburan,
hiburan...,
info,
peristiwa,
peristiwa hiburan
Bayi Ini Diberi Nama Facebook

Bukan karena keranjingan atau hanya mencari sensasi, seorang pria berkebangsaan Mesir memberi nama anak perempuannya yang baru lahir: Facebook Jamal Ibrahim. Bayi ini lahir di tengah euforia kemenangan warga Mesir melawan rezim Hosni Mubarak.
Sang ayah, Gamal Ibrahim, menjelaskan kata Facebook di depan nama anaknya dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan terhadap situs pertemanan ini karena telah membantu pergerakan massa melawan rezim yang telah berkuasa di Mesir selama 30 tahun itu.
Facebook dinilai sebagai simbol jejaring sosial yang berhasil menyebarkan pesan kemerdekaan. Situs pertemanan yang dibuat oleh Mark Zuckerberg ini telah membantu mengumpulkan massa dan kekuatan rakyat Mesir.
Sedikitnya 32.000 grup dan 14.000 pages yang berhubungan dengan pergerakan rakyat Mesir telah dibuat dalam waktu dua minggu, sejak gelombang protes menyergap pada 25 Januari 2011.
Tidak hanya Gamal Ibrahim yang mengungkapkan rasa terimakasihnya terhadap jejaring sosial ini, tetapi juga seluruh masyarakat Mesir. Mereka menggambarkan sebuah grafiti 'Thank You Facebook' di ibukota Mesir, Cairo.
Label:
beita,
berita,
berita peristiwa,
hiburan,
hiburan...,
info,
info berita,
peristiwa,
peristiwa hiburan
30 Tahun Menikah Belum Lihat Wajah Istri

Pernikahan itu terjalin selama tiga dekade. Anehnya, sang suami sama sekali belum pernah melihat wajah istrinya. Hanya mata yang bisa dipandang selama hidup bersama.
Sepanjang hidupnya, sang istri selalu mengenakan burka, busana tertutup bagi wanita muslim yang hanya memperlihatkan area mata. Bahkan, tidur pun mengenakan busana itu.
Selama 30 tahun menjalani pernikahan tanpa melihat wajah istri ternyata tak mengubur rasa penasaran sang suami. Diam-diam, pria ini nekat menyingkap cadar di wajah istrinya yang tengah lelap tertidur.
Hanya, jawaban atas rasa penasarannya itu harus dibayar 'mahal' dengan gugatan cerai sang istri, 2008 silam. Sang istri yang sudah berusia 50-an tahun merasa dikhianati. Ia bulat menghendaki perceraian, meski suami sudah berulang kali meminta maaf dan berjanji tak mengulangi perbuatannya.
Setelah sekian tahun, dia (suami) mencoba melanggar komitmen, ini sudah kesalahan besar,kata sang istri.
Apa yang dilakukan wanita itu merupakan bentuk kepatuhan terhadap tradisi yang tumbuh subur di kampungnya. Tradisi ini tumbuh subur di sejumlah kawasan terpencil di beberapa negara Teluk.
Itu pun bukan satu-satunya kasus. Seorang pria lain,juga menerima ancaman cerai ketika mencoba membuka cadar istrinya setelah 10 tahun pernikahan. Beruntung ia dimaafkan setelah berjanji tak akan mengulangi perbuatannya.
Sementara, pria lainnya lagi, mengancam akan menikah lagi jika istrinya tak bersedia membuka cadar. Bukannya terancam, sang istri malah mencarikan wanita yang tak menganut tradisi itu untuk dijadikan istri kedua. Merelakan suaminya poligami agaknya lebih baik daripada menunjukkan wajahnya ke suami.
Seorang wanita yang menjalani tradisi ini mengatakan bahwa suami tidak boleh melanggar komitmen yang telah disepakati sebelum pernikahan. Suami tak boleh mengubah tradisi yang telah terbangun sejak zaman leluhur mereka.
Saat ditanya bagaimana bisa memiliki anak tanpa mengizinkan suami melihat wajah dan tubuhnya, para wanita ini menjawab, "Pernikahan itu tentang cinta, bukan wajah".
Label:
beita,
berita,
berita peristiwa,
hiburan,
hiburan...,
info,
info berita,
peristiwa,
peristiwa hiburan
Jumat, 04 Maret 2011
Langganan:
Postingan (Atom)
