

Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, 11 Juni-11 Juli, kali ini bakal menghadirkan tontonan yang lebih seru. Diprediksi banyak gol spektakuler yang terjadi, dan bakal lebih banyak permainan ajaib mengolah si-kulit bundar. Ini bukan hanya karena kualitas individu pemain sangat tinggi, tetapi juga ditunjang teknologi bola yang memang semakin canggih! Bola dibikin lebih ringan, lebih bisa menuruti keinginan si empunya, dan lebih tahan cuaca.
Adidas telah mengeluarkan bola resmi ber-nama ‘Jabulani’ sebagai bola resmi Piala Dunia 2010.
‘Jabulani’ diklaim memiliki keungulan stabil di udara dan mudah dikontrol. Sama seperti bola-bola Piala Dunia sebelumnya, ‘Jabulani’ juga memiliki warna-warna khas dari negara tuan rumah.
Sekilas bola itu hanya memiliki warna putih hitam dan kuning, tetapi jika dilihat lebih detail ada sebelas warna yang melambangkan sebelas bahasa dan sebelas komunitas di Afrika Selatan serta menggambarkan satu tim sepak bola.
‘Jabulani’ sendiri berarti perayaan dalam bahasa isiZulu, salah satu bahasa yang digunakan di Afrika Selatan.
Dengan bola itu diharapkan Piala Dunia ke-19 itu akan meriah dengan keberadaan para fans sepak bola dunia yang akan merayakan pagelaran pesta sepak bola empat tahunan itu.
Menurut pembuatnya, ‘Jabulani’ adalah bola paling bulat yang pernah ada yang terdiri dari delapan panel spesial.
Bola Piala Dunia edisi ke-16 dari Adidas ini menerapkan teknologi Grip 'n Groove yang mampu membuat bola stabil di udara dan dapat dikontrol dengan mudah di segala kondisi. Jabulani memiliki efek futuristik dan daya cengkeram lebih baik. Hasil test menunjukan fakta bahwa Jabulani tidak terpengaruh oleh cuaca dan ketinggian wilayah. Padahal biasanya, laju bola sangat terpengaruh oleh kedua faktor ini. Hail studi adidas menyingkapkan bola biasa bisa melaju lebih cepat 5% di daerah dataran tinggi. Hal lainnya, bola biasa juga sangat terpengaruh oleh hujan. Bola yang didominasi bahan dasar dari kulit akan terasa sangat berat jika dibasahi air hujan. Pada era 1970-80an, para pemain harus mengerahkan tenaga ekstra setiap kali bertanding dalam siraman hujan!
Sejumlah pemain sepak bola dunia, seperti Kaka, Michael Ballack, Xabi Alonso sudah mencoba bola baru ini dan memujinya sebagai bola yang sempurna.
‘Jabulani’ diresmikan sebagai bola Piala Dunia oleh presiden FIFA, Sepp Blatter, pada saat drawing Piala Dunia 2010 di Cape Town.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar